7/13/2014

Tips Punya Rekan Kerja Sering Berisik

A Riz Man     7/13/2014

Rekan-Kerja-Berisik
Portal Blog | Rekan Kerja Berisik - Punya rekan kerja yang berisik ketika mengobrol, bercanda, atau menelepon? Hal tersebut pasti terdengar menyebalkan atau bahkan mengganggu. 

Masalah ini memang kelihatannya sepele dan tak perlu diributkan namun gangguan suara terkadang membuat konsentrasi menjadi buyar sehingga mengganggu kerja Anda dan rekan-rekan. 

Bagi Anda yang sudah benar-benar tak tahan dan ingin bertindak ada beberapa cara menghadapinya. Berikut keempat caranya yang dikutip dari situs BBC: 

1. Tegur Secara Halus
Jika Anda berniat menegur orang tersebut, lakukanlah dengan cara yang halus dan bijaksana. Misalnya saja jika si rekan sering curhat di telepon atau dengan sesama rekan dengan suara yang keras, Anda bisa memberitahunya bahwa suara dan cerita yang Ia obrolkan terdengar sampai ujung ruangan. Kemudian beri tahu konsekuensinya jika semua orang tahu permasalahan tersebut dan yakinkan rekan untuk tak lagi berbincang keras-keras.

2. Beri Isyarat
Bagi Anda yang dekat dan kenal baik dengan si rekan 'berisik', tentu saja hal ini tak terlalu menjadi masalah. Anda bisa langsung memberitahu jika tindakannya kerap mengganggu. Bila Ia memulai kebiasaan buruk itu lagi, Anda bisa mengingatkannya dengan memberi isyarat dari jauh. Ketuk meja atau bunyikan sesuatu untuk menarik perhatiaanya lalu beri isyarat untuk diam.

3. Positive Thinking
Meski memang mengganggu, jangan langsung berpikir bahwa rekan tersebut adalah orang yang menyebalkan dan tak tau sopan santun. Bila seseorang selalu berbicara sangat keras bisa saja Ia tidak menyadarinya karena sudah terbiasa berbicara lantang di keseharian. Atau mungkin juga Ia memiliki masalah pendengaran sehingga tak bisa mendengar dengan jelas suaranya sendiri. Maka, ketika memutuskan untuk menegur, pertimbangkan pula kemungkinan-kemungkinan tersebut sehingga Anda tak jadi salah tuduh. 

4. Email
Jika tak enak menyampaikan di depan umum, gunakan saja fasilitas email atau pesan singkat untuk memberitahu bahwa suaranya terkadang mengganggu. Namun sampaikan dengan bahasa yang halus dan tak terkesan bossy atau memerintah. Bila perlu tambahkan emoticon senyuman di akhir pesan sehingga pesan Anda tak terbaca seperti sedang memarahinya.

Sumber : bbc.co.uk


Baca Juga
2014 - © Portal Blog | Disclaimer | Policy | Tentang | Kontak
Rekomendasi Untuk Anda
×
Back to top
close
desain-website-arizman.com
close
tips-internet-marketing
close
ebook-marketing